Lexus secara resmi mengumumkan akan menghentikan produksi LC 500 coupe dan convertible setelah model tahun 2026. Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya mengakhiri varian LC Hybrid pada Juli 2025, menandai berakhirnya era mobil sport andalan merek tersebut.
Sejarah Singkat
LC pertama kali diluncurkan untuk model tahun 2018, berevolusi dari Konsep LF-LC yang pertama kali ditampilkan di Detroit Auto Show 2012. Versi konvertibel menyusul pada tahun 2019, menambahkan dimensi lain pada kemewahan grand tourer.
LC awalnya hadir dengan mesin V8 5.0 liter yang disedot secara alami yang menghasilkan 471 tenaga kuda dan torsi 398 lb-ft. Opsi hybrid, yang menggabungkan mesin V6 3,5 liter dengan motor listrik, tersedia tetapi penjualannya buruk, dengan hanya 251 unit yang dikirimkan sebelum dihentikan.
Kinerja Penjualan & Faktor Pasar
LC tidak pernah mencapai angka penjualan yang tinggi; bahkan di tahun terbaiknya (2021) hanya terjual 2.782 unit. Permintaan semakin menyusut, dengan kurang dari 1.300 pembeli yang menemukan di tahun-tahun berikutnya.
Langkah ini sejalan dengan strategi Lexus yang lebih luas dalam mengoptimalkan jajaran modelnya berdasarkan permintaan konsumen. Perusahaan sudah mengindikasikan sedang mempersiapkan mobil sport terbarunya, GR GT, yang akan dijual melalui diler Lexus.
Apa Artinya
Penghentian LC mencerminkan pergeseran lanskap otomotif, di mana grand tourer berperforma tinggi semakin berkurang. Terlepas dari desainnya yang mencolok dan fitur-fiturnya yang mewah, LC berjuang untuk bersaing di pasar yang semakin didominasi oleh SUV dan kendaraan listrik. Keputusan Lexus merupakan langkah pragmatis untuk memfokuskan sumber daya pada model dengan potensi penjualan lebih tinggi.
Berakhirnya Lexus LC menandai pergeseran jajaran merek tersebut. Seiring berkembangnya industri otomotif, produsen semakin menyederhanakan penawaran mereka untuk memenuhi realitas pasar. Warisan LC akan menjadi ekspresi yang indah, meskipun tidak berhasil secara komersial, dari kemampuan desain dan teknik Lexus.
