BMW mempertimbangkan untuk memasang gril ginjal yang berorientasi vertikal—pertama kali terlihat pada SUV iX3—ke sedan i3 baru, namun akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya. Menurut direktur desain BMW, Adrian van Hooydonk, gril vertikal pada i3 akan terlihat “terlalu retro” dan berbenturan dengan karakter sporty mobil tersebut.
Debat Desain
iX3 memulai debutnya dengan gril ginjal vertikal tipis dan khas yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar. Banyak yang khawatir ini akan menjadi desain standar untuk semua model BMW “Neue Klasse” di masa depan. Namun, BMW memilih gril horizontal yang lebih tradisional untuk sedan i3, yang memberikan tampilan lebih ramping. Tim desain bahkan menguji gril vertikal pada Seri 3, namun menyimpulkan bahwa gril tersebut tidak sesuai dengan estetika kendaraan secara keseluruhan.
“Kami merasa bahwa untuk [sedan] yang sporty, grill horizontal lebih cocok dengan karakter Seri 3.” – Adrian van Hooydonk, direktur desain BMW Group
Neue Klasse & Evolusi Gaya
i3 mewakili kendaraan kedua BMW dengan bahasa desain Neue Klasse. Produsen mobil tersebut mencari tampilan yang segar dan modern untuk i3, menggabungkan desain “2,5 kotak” dengan jarak sumbu roda yang panjang dan overhang yang pendek. Kisi-kisi vertikal, meskipun mencolok pada iX3, tidak akan terintegrasi dengan mulus ke dalam profil sedan.
Performa & Rilis
BMW i3 2027 diperkirakan akan diluncurkan akhir tahun ini. Varian i3 50 xDrive akan menghasilkan 463 tenaga kuda dan torsi 476 pon-kaki, menjanjikan performa yang kuat. Wajah mobil ini tidak terlalu terpolarisasi dibandingkan iX3, karena grilnya menyatu lebih alami dengan lampu depan.
Kesimpulannya, BMW sengaja membuat pilihan untuk memprioritaskan kehalusan dan desain modern dibandingkan estetika retro, sehingga menghasilkan tampilan sedan i3 yang lebih halus. Kisi-kisi horizontal pada akhirnya melengkapi karakter sporty mobil dengan lebih baik dan selaras dengan filosofi desain BMW yang terus berkembang.
