UE Memberi Insentif pada Mobil Listrik Kecil dengan “Kredit Super” untuk Meningkatkan Adopsi

24

Uni Eropa sedang menciptakan kategori kendaraan baru – “M1E” – khusus untuk mobil listrik kecil buatan UE, disertai dengan insentif yang dirancang untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Langkah ini dilakukan ketika UE merevisi pendekatannya untuk menghentikan penggunaan mesin pembakaran secara bertahap, dan kini mengizinkan mesin tersebut untuk tetap dijual setelah tahun 2035 dalam kondisi tertentu. Kerangka kerja baru ini bukanlah kemunduran dari elektrifikasi; ini merupakan penyesuaian strategis untuk membuat kendaraan listrik lebih mudah diakses dan memastikan transisi yang lebih lancar.

Kategori M1E: Yang Perlu Anda Ketahui

Untuk memenuhi syarat sebagai kendaraan “M1E”, sebuah mobil harus sepenuhnya bertenaga listrik dan panjangnya tidak lebih dari 4,2 meter (165,3 inci), dan yang terpenting, dirakit di salah satu dari 27 negara anggota UE. Ini lebih kecil dari mobil “kei” Jepang, namun tetap merupakan ukuran yang praktis untuk berkendara di perkotaan.

Manfaat utamanya? “Kredit super.” Setiap kendaraan bersertifikasi M1E akan dihitung sebagai 1,3 terhadap target kepatuhan CO2 pabrikan, sehingga memberi mereka keuntungan sebesar 30%. Aturan-aturan ini akan dibekukan selama 10 tahun, sehingga memberikan stabilitas bagi para pembuat mobil untuk berinvestasi dalam pengembangan kendaraan listrik yang lebih kecil ini.

“Hal ini memberikan insentif yang kuat bagi produsen kendaraan untuk memproduksi dan mengkomersialkan kendaraan listrik kecil dalam jumlah yang lebih besar, dengan dampak positif tidak langsung yang diharapkan juga terhadap keterjangkauan kendaraan tersebut.”

Mengapa Ini Penting: Pendekatan Pragmatis terhadap Elektrifikasi

Keputusan UE bukan hanya soal target emisi; ini tentang realitas praktis. Kendaraan listrik yang lebih kecil dan terjangkau lebih mungkin diadopsi oleh pasar massal dibandingkan kendaraan listrik yang mahal dan berukuran besar. Dengan memberikan insentif pada produksinya, UE bertujuan untuk membuat kendaraan listrik dapat diakses oleh konsumen yang lebih luas.

Mewajibkan perakitan UE juga melindungi lapangan kerja lokal dan mengurangi ketergantungan pada produsen asing. Ini adalah langkah yang diperhitungkan untuk mengamankan masa depan industri otomotif Eropa di pasar yang berubah dengan cepat.

Mobil Mana yang Memenuhi Syarat?

Beberapa model yang ada dan yang akan datang telah memenuhi kriteria M1E:

  • Renault: Twingo, 4, dan 5
  • Grup Volkswagen: ID. Polo, Skoda Epiq, dan Cupra Raval
  • Stellantis: Citroën e-C3, Opel Corsa Electric, Fiat 500e, dan Peugeot E-208
  • Kia: EV2 (dibangun di Slowakia)

Model yang dirakit di luar UE, seperti Hyundai Inster atau Mini Cooper, tidak memenuhi syarat. Hal ini menyoroti fokus UE pada produksi lokal.

Kepatuhan yang Lebih Longgar: Kredit Emisi Perbankan dan Peminjaman

Di luar kategori M1E, UE semakin melonggarkan kepatuhan dengan mengizinkan produsen mobil untuk “menyimpan dan meminjam” kredit emisi selama periode tiga tahun. Fleksibilitas ini menghindari target tahunan yang ketat, sehingga memberikan lebih banyak ruang bagi produsen untuk memenuhi target pengurangan CO2 secara keseluruhan sebesar 90% pada tahun 2035. 10% sisanya dapat diimbangi dengan menggunakan bahan bakar elektronik, biofuel, dan baja rendah karbon.

Tren Adopsi EV

Data dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menunjukkan bahwa kendaraan listrik menyumbang 16,4% dari penjualan mobil baru di UE selama sepuluh bulan pertama tahun ini, dan meningkat menjadi 18,3% jika mencakup negara-negara tetangga. Angka-angka ini menunjukkan bahwa elektrifikasi semakin mendapat perhatian, namun insentif lebih lanjut diperlukan untuk mempercepat kemajuan.

Langkah UE untuk memberi insentif pada kendaraan listrik berukuran kecil dan terjangkau merupakan langkah yang diperhitungkan menuju transisi yang lebih realistis dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan insentif finansial dan fleksibilitas peraturan, UE berharap dapat mendorong adopsi kendaraan listrik tanpa mengabaikan industri otomotif pada target yang tidak realistis.