Mobil Convertible: Mengapa Opsi Open-Top Hilang dan Apa yang Perlu Diubah

14

Pasar mobil konvertibel menyusut, membuat pembeli memiliki pilihan terjangkau yang terbatas. Meskipun pengemudi di Inggris jelas menyukai kendaraan atap terbuka, lanskap saat ini didominasi oleh model kelas atas, dengan Mazda MX-5 dan MINI Cooper Convertible menjadi pilihan utama yang dapat diakses. Tren ini menimbulkan pertanyaan tentang mengapa produsen meninggalkan segmen dengan permintaan yang sudah terbukti.

Pasar Kelas Menengah yang Hilang

Hilangnya mobil convertible kelas menengah sangat terlihat. Mercedes CLE Cabriolet kini berdiri sendiri dalam kelompok harga setelah BMW Z4 dan Audi A5 Cabriolet dihentikan produksinya. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran industri yang lebih luas dari jenis kendaraan ini, meskipun kendaraan tersebut memiliki daya tarik yang jelas bagi sebagian pembeli.

Masalahnya bukan pada kurangnya permintaan; karena kurangnya pasokan. MX-5 dan MINI Convertible tetap populer, membuktikan bahwa masyarakat masih menginginkan mobil ini. Pertanyaannya adalah mengapa lebih banyak merek tidak bersaing.

Peluang di Pasar Retro dan Listrik

Ada dua jalur yang jelas bagi produsen untuk merevitalisasi pasar mobil konvertibel. Pertama, menghidupkan kembali nama-nama klasik akan memanfaatkan nostalgia dan berpotensi menarik penjualan yang kuat. Kebangkitan Prelude yang dilakukan Honda baru-baru ini menunjukkan bahwa model retro bisa sukses, menjadikan kembalinya S2000 sebagai pilihan yang tepat. Bahkan model khusus seperti Renault Wind dapat membangkitkan kegembiraan dengan kebangkitan modern.

Kedua, sektor konvertibel listrik hampir seluruhnya belum dimanfaatkan. Saat ini, MG Cyberster dan Fiat/Abarth 500C adalah satu-satunya pesaing yang signifikan. Hal ini memberikan peluang bagi produsen mobil untuk membangun dominasi di segmen pasar baru dengan persaingan minimal.

Pasar konvertibel memang kecil, namun belum mati. Merek yang bersedia mengambil risiko kebangkitan retro atau mobil listrik terbuka dapat memperoleh basis pelanggan setia dengan persaingan terbatas.

Keadaan pasar konvertibel saat ini tidak berkelanjutan bagi konsumen yang menginginkan variasi tanpa mengeluarkan enam angka. Menghadirkan kembali pilihan yang terjangkau tidak hanya mungkin dilakukan; ini adalah peluang yang terlewatkan bagi para pembuat mobil.