Berakhirnya kredit pajak kendaraan listrik federal bukanlah suatu kemunduran bagi konsumen; hal ini akan memicu gelombang kendaraan listrik bekas memasuki pasar, menciptakan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pembeli. Antara tahun 2023 dan 2025, lebih dari 1,1 juta kendaraan listrik disewakan dengan persyaratan yang menguntungkan, disubsidi oleh program federal yang sekarang sudah berakhir. Hal ini secara artifisial meningkatkan jumlah kendaraan listrik yang disewa, dan sekarang, sewa tersebut sudah jatuh tempo, sehingga membanjiri banyak mobil bekas dengan pasokan.
Booming Sewa dan Dampaknya
Kredit Kendaraan Bersih Komersial (IRS 45W) yang sekarang sudah tidak berlaku lagi, secara dramatis meningkatkan tarif sewa kendaraan listrik, mencapai puncaknya hampir 58% dari penjualan kendaraan listrik baru pada kuartal kedua tahun 2025. Ketika masa sewa ini berakhir, sebagian besar pengemudi kemungkinan akan mengembalikan kendaraan mereka daripada membelinya, karena harga pembelian yang tidak menguntungkan. Cox Automotive memproyeksikan pangsa kendaraan listrik dalam lelang off-lease akan hampir tiga kali lipat dari 5% menjadi 15% antara September 2025 dan September 2026, dan meningkat menjadi hampir 19% pada tahun 2027. Saat ini, satu dari lima mobil yang dilelang Manheim di California adalah kendaraan listrik.
Pergeseran ini penting karena pandemi ini mendistorsi pasar sewa tradisional. Sebelumnya, sebagian besar kendaraan sewaan dikembalikan, namun kenaikan harga membuat pembelian sewa menjadi menarik. Kini, pendulum telah berbalik arah dan harga kendaraan listrik kemungkinan akan terdepresiasi lebih cepat dibandingkan kendaraan berbahan bakar gas.
Model Mana yang Akan Mendominasi Pasar EV Bekas?
Model yang paling melimpah kemungkinan besar mencakup Tesla Model Y dan Model 3, Hyundai Ioniq 5, Volkswagen ID.4, dan Ford Mustang Mach-E. Hibrida plug-in, seperti Jeep Wrangler 4xe, juga akan mengalami lonjakan ketersediaan. Produsen mobil sudah menyusun strategi untuk mengelola masuknya pasokan ini, dengan kemungkinan memperpanjang masa sewa atau menawarkan opsi pembelian dengan potongan harga.
Dealer yang beradaptasi untuk memenuhi meningkatnya permintaan akan kendaraan listrik yang terjangkau – termasuk kendaraan baru di pasar atau yang mencari kendaraan bekas yang dapat diandalkan dan tersertifikasi serta memiliki garansi baterai – kemungkinan besar akan berhasil.
Apa Artinya Bagi Pemilik EV Saat Ini?
Jika Anda memiliki kendaraan listrik dan berencana untuk menukarkannya, sekaranglah saat yang tepat untuk melakukannya. Model populer seperti Tesla Model Y dan Nissan Leaf akan terdepresiasi lebih cepat di tahun-tahun mendatang karena meningkatnya pasokan. Meskipun harga tidak akan jatuh, lonjakan kendaraan yang disewakan akan memberikan tekanan pada nilai grosir.
Sebaliknya, kelangkaan relatif kendaraan bertenaga bahan bakar di pasar mobil bekas dapat menaikkan harga kendaraan, sehingga membuat kendaraan listrik bekas menjadi lebih menarik. Ini adalah permainan sederhana antara penawaran dan permintaan: ketika persediaan kendaraan listrik meningkat, harga kendaraan tersebut turun, sementara pasokan mobil berbahan bakar bensin yang terbatas membuat nilainya tetap tinggi.
Kesimpulannya, tahun 2026 menjanjikan era keemasan bagi pembeli kendaraan listrik bekas karena pengembalian sewa membanjiri pasar, sehingga menciptakan keuntungan bagi pembeli. Pergeseran ini bukan hanya koreksi pasar; hal ini merupakan konsekuensi dari program subsidi sementara yang mengubah lanskap otomotif.






















