Kia menghentikan Stinger, tetapi konsep Meta Turismo GT milik perusahaan mengisyaratkan penerus listrik berperforma tinggi. Konsep ulang konsep sebagai “EV8 GT” ini dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Stinger, memadukan gaya agresif dengan teknologi EV mutakhir. Meta Turismo bukan sekadar latihan desain; hal ini menunjukkan visi yang berani mengenai arah ambisi kinerja Kia.
Desain: Agresi Retro-Futuristik
Filosofi desain Kia “Opposites Unite” – memadukan lekukan lembut dengan sudut tajam – akan mendefinisikan EV8 GT. Model produksinya akan mempertahankan proporsi konsep seperti baji yang terinspirasi oleh grand tourer tahun 1960-an, namun dengan estetika yang lebih membumi dan agresif yang mengingatkan kita pada Lamborghini.
Fasia depan akan menampilkan gril “hidung harimau” rendah dan desain kisi aktif, disempurnakan dengan elemen serat karbon pada splitter, side skirt, dan kap mesin. Dari samping, garis atap fastback dan posisi kabin ke depan akan menciptakan profil yang ramping, dengan gagang pintu rata dan pilar tradisional. Bagian belakang terlihat tertahan namun mencolok, dilengkapi bilah lampu LED efek halo dan diffuser fungsional.
Interior: Maju pada Teknologi dan Berfokus pada Pengemudi
Kabin akan mengurangi bakat dramatis konsep Meta Turismo dengan tetap mempertahankan pendekatan yang berpusat pada pengemudi. Fitur-fitur utama seperti tampilan head-up augmented reality dan kaca pintar akan tetap ada, dilengkapi dengan integrasi AI yang lebih dalam, termasuk antarmuka suara percakapan dan alat seperti ChatGPT.
Kinerja: Pembangkit Tenaga Listrik
EV8 GT kemungkinan akan menggunakan platform E-GMP Hyundai Motor Group, menawarkan kemampuan 800 volt dan fungsionalitas V2L/V2G. Peredam adaptif, vektor torsi, dan penggerak semua roda yang bias ke belakang akan memastikan keseimbangan antara kenyamanan dan performa.
Pengaturan motor ganda Kia sudah mampu menghasilkan 650 tenaga kuda. EV8 GT dapat melampaui ini, menargetkan waktu 0-60 mph di bawah 3 detik. Perpindahan gigi yang disimulasikan dan pembangkitan kebisingan sintetis akan meniru pengalaman mobil tradisional berperforma tinggi.
Paket baterai LFP 100 kWh akan memberikan jangkauan WLTP melebihi 435 mil (700 km). Meskipun baterai solid-state merupakan pilihan yang ideal, namun kelayakan komersialnya masih jauh.
Kompetisi: Lapangan yang Ramai
EV8 GT akan memasuki pasar yang kompetitif, menghadapi pesaing seperti Polestar 5, Tesla Model S, Xiaomi SU7, Luxeed S7 Huawei, Lucid Air, dan Audi A6 e-Tron.
Keputusan Kia untuk menghentikan Stinger meninggalkan celah dalam jajaran produknya yang dapat diisi secara efektif oleh EV8 GT. Dengan memanfaatkan tenaga listrik dan desain yang berani, Kia memiliki peluang untuk menciptakan model halo yang mengubah citra performanya.
EV8 GT bukan hanya pengganti Stinger; ini adalah pernyataan tentang komitmen Kia terhadap masa depan listrik berperforma tinggi.






















