Mercedes-AMG merampingkan jajaran SUV berperforma tinggi dengan menggabungkan model GLC 43 dan GLC 63 menjadi satu varian yang lebih bertenaga: GLC 53. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pembaruan paruh baya untuk GLC generasi saat ini, dan akan memperkenalkan powertrain hybrid plug-in yang kuat.
Detail Powertrain Baru
GLC 53 mendatang akan mewarisi drivetrain dari E53, memadukan mesin 3.0 liter inline-enam turbocharged dengan motor listrik yang dipasang di gearbox. Kombinasi ini menghasilkan hingga 612 tenaga kuda dalam mode Balapan, dengan 577 hp tersedia dalam berkendara standar. Sistem ini juga menghasilkan torsi 553 lb-ft.
Angka performanya diharapkan mencerminkan E53, dengan waktu akselerasi 0-100 km/jam sekitar 3,8 detik dan kecepatan tertinggi terbatas 155 mph. Baterai lithium-ion 21,2 kWh menyediakan jangkauan listrik saja hingga 63 mil.
Penghentian Penggunaan Model Empat Silinder
Keputusan untuk mengganti GLC 43 dan 63 dengan GLC 53 didorong oleh perkembangan standar kebisingan UE. Mesin empat silinder turbo 2.0 liter yang digunakan pada model ini tidak lagi memenuhi peraturan, sehingga memaksa Mercedes-AMG untuk menghentikannya secara bertahap. Produksi GLC 43 dijadwalkan selesai pada akhir Februari, dan GLC 63 menyusul pada bulan Mei.
Pembaruan Perangkat Lunak dan Desain
Selain powertrain baru, GLC 53 akan menerima pembaruan visual dan mengintegrasikan perangkat lunak MB.OS Mercedes-Benz generasi terbaru. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dalam kinerja maupun teknologi.
Persaingan dan Kedatangan Pasar
GLC 53 diposisikan untuk bersaing langsung dengan SUV berperforma tinggi yang akan datang seperti BMW X3 M50 generasi berikutnya. Mercedes-AMG memperkirakan model ini akan hadir di showroom Inggris pada tahun 2025, menawarkan pilihan yang lebih baik, bertenaga, dan sesuai standar di segmen performa mewah.
Dengan memperketat peraturan emisi dan kebisingan, Mercedes-AMG mengadaptasi jajaran produknya untuk menghadirkan performa tinggi sekaligus memenuhi standar modern. GLC 53 adalah langkah kunci dalam strategi tersebut.






















