Honda Memotong Harga Accord di Tiongkok Saat Perusahaan Patungan Berebut Pangsa Pasar

13

Honda memangkas harga mobil hybrid plug-in Accord e:PHEV di Tiongkok sebesar hampir 15.000 USD, sebuah langkah drastis yang menyoroti semakin intensifnya perang harga di antara produsen mobil mapan di pasar mobil terbesar di dunia. Promosi dengan waktu terbatas ini mengurangi harga kendaraan menjadi 20.280 USD, menandai salah satu diskon resmi terbesar yang pernah ditawarkan oleh sedan usaha patungan di negara tersebut.

Penurunan Diskon Agresif Tenaga Penjualan

Pemotongan harga, yang diumumkan oleh GAC Honda pada bulan Februari, berlaku bagi pelanggan lama yang membeli kembali model tersebut dan dibatasi hingga 1.000 unit. Diskon besar ini—100.000 yuan (14.610 USD) dari harga asli 34.890 USD—terjadi saat Honda berjuang menghadapi penurunan penjualan di Tiongkok.

Data dari GAC Group menunjukkan Honda hanya menjual 4.558 kendaraan pada Januari 2026, penurunan yang mengejutkan sebesar 69,86% dibandingkan tahun lalu. Penjualan setahun penuh pada tahun 2025 turun 25,22% menjadi 351.900 unit. Sementara itu, GAC Aion, merek kendaraan listrik grup, mengalami lonjakan penjualan sebesar 171,63% di bulan yang sama. Kontras yang tajam ini menggambarkan pergeseran yang lebih luas dalam preferensi konsumen terhadap merek kendaraan listrik dalam negeri.

Produsen Mobil Jepang Merasakan Panasnya

Honda tidak sendirian. Perusahaan patungan Jepang lainnya juga menerapkan penetapan harga yang agresif. GAC Toyota telah memperkenalkan subsidi hingga 3,210 USD untuk SUV Wildlander, dan Dongfeng Nissan menawarkan diskon hingga 3,070 USD untuk sedan Teana dan 1,460 USD untuk Sylphy compact.

Langkah-langkah ini menandakan tekanan yang semakin besar terhadap produsen mobil tradisional karena produsen kendaraan listrik Tiongkok membanjiri pasar dengan alternatif yang kompetitif, dan seringkali lebih murah. Indeks konsumsi otomotif secara luas berada pada titik terendah dalam sejarah yaitu 31,1, dan produsen mobil semakin mengandalkan insentif pembiayaan seperti pinjaman berbunga rendah untuk meningkatkan permintaan ritel.

Bangkitnya Elektrifikasi Domestik

Diskon Accord e:PHEV bertepatan dengan meningkatnya ketersediaan plug-in hybrid dan EV dari merek dalam negeri dalam kisaran harga yang sama. Persaingan ini memaksa pemain lama untuk beradaptasi atau mengambil risiko kehilangan pangsa pasar. Honda menganggap diskon ini sebagai promosi ulang tahun terbatas yang menandai 50 tahun sejarah global Accord, namun jelas bahwa tekanan penjualanlah yang mendorong perpindahan ini.

Perusahaan belum mengungkapkan rencana produksi atau penjualan di luar alokasi promosi, sehingga menunjukkan ketidakpastian tentang permintaan di masa depan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan apakah diskon agresif ini akan cukup untuk menstabilkan penjualan, atau apakah diperlukan tindakan lebih lanjut untuk bersaing dalam lanskap otomotif Tiongkok yang berkembang pesat.

Pada akhirnya, penurunan harga ini merupakan gejala dari tren yang lebih besar: produsen mobil asing berjuang untuk mempertahankan relevansinya di pasar yang semakin didominasi oleh merek kendaraan listrik dalam negeri dan persaingan harga yang ketat.