Honda secara resmi membantah laporan baru-baru ini yang menyatakan akan menghentikan produksi SUV listrik Prologue pada bulan Desember. Penolakan ini muncul di tengah penyesuaian industri yang lebih luas karena penjualan kendaraan listrik melambat menyusul berakhirnya insentif federal di Amerika Serikat. Klaim tersebut, yang awalnya dilaporkan oleh Automotive News melalui AutoForecast Solutions, ditepis oleh Honda dan hanya dianggap sebagai “spekulasi belaka”.
Koreksi Pasar EV
Penolakan ini mengikuti pola produsen mobil yang mengurangi rencana kendaraan listriknya seiring menurunnya permintaan. Baru-baru ini, Honda membatalkan tiga model listrik yang akan datang, termasuk Acura RSX, yang menandakan peralihan dari ekspansi EV yang agresif. Koreksi ini didorong oleh data penjualan nyata: hingga bulan Februari, Honda hanya menjual 1.731 Prolog, turun 74,6% dibandingkan tahun lalu. Kemerosotan pasar yang lebih luas bertepatan dengan berakhirnya insentif kendaraan listrik federal pada bulan September 2025, yang langsung memicu penurunan penjualan kendaraan listrik.
Platform Bersama, Risiko Bersama
Prolog ini dibangun di atas platform Ultium General Motors, yang digunakan bersama dengan kendaraan seperti Chevrolet Blazer EV dan Cadillac Lyriq. Kolaborasi ini dimaksudkan untuk menyederhanakan pengembangan kendaraan listrik, namun juga memaparkan Honda pada risiko yang terkait dengan strategi kendaraan listrik GM. GM, bersama Ford dan Stellantis, telah melaporkan kerugian signifikan pada program kendaraan listrik mereka. Honda memproyeksikan kerugian hampir $16 miliar di sektor ini.
Preseden Acura ZDX
Honda sebelumnya mengakhiri produksi Acura ZDX, kendaraan berbasis Ultium lainnya, dengan alasan “kondisi pasar”. Keputusan ini menunjukkan kesediaan untuk mengurangi kerugian pada model kendaraan listrik yang berkinerja buruk. Meski Honda menegaskan Prolog tetap ada dalam jajaran produknya, tindakan perusahaan baru-baru ini menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap elektrifikasi. Penjualan setahun penuh pertama Prolog (2025) menghasilkan 39.194 unit terjual, tetapi angka ini mungkin tidak cukup untuk membenarkan investasi berkelanjutan di tengah perubahan kondisi pasar.
Pergeseran Hibrid
Ketika permintaan kendaraan listrik di Amerika Utara berkurang, para pembuat mobil merealokasi sumber daya mereka ke kendaraan hibrida. Hal ini menunjukkan respons pragmatis terhadap perilaku konsumen dan realitas ekonomi. Pasar kendaraan listrik belum berkembang secepat yang diperkirakan, sehingga memaksa perusahaan untuk menilai kembali jadwal elektrifikasi mereka.
Penyangkalan Honda terhadap matinya Prolog harus dipandang secara skeptis, mengingat tren industri yang lebih luas. Pembatalan dan proyeksi keuangan perusahaan baru-baru ini menunjukkan kesediaan untuk meninggalkan proyek kendaraan listrik yang tidak memenuhi ekspektasi penjualan. Masa depan Prolog masih belum pasti karena Honda menghadapi pasar yang bergejolak.























