Zeekr X, SUV listrik kompak, telah dipilih untuk uji tabrak eksperimental yang dirancang untuk membentuk standar keselamatan kendaraan generasi berikutnya. Organisasi keselamatan Eropa dan Australia telah mengembangkan protokol untuk tahun 2029, mengikuti pembaruan yang diperkenalkan pada tahun 2026, dan menggunakan Zeekr X sebagai uji kasus. Hal ini tidak mempengaruhi peringkat ANCAP bintang lima saat ini, namun menginformasikan standar masa depan.
Evolusi Protokol Keamanan
Standar keselamatan kendaraan tidaklah statis. Euro NCAP dan ANCAP memperbarui protokol mereka setiap tiga tahun, dan revisi terbaru sudah berlaku. Pendekatan bertahap ini memastikan bahwa teknologi baru dan data kecelakaan di dunia nyata terus diintegrasikan ke dalam prosedur pengujian. Standar-standar tahun 2029 akan sangat selaras antara kedua badan tersebut, dengan dipandu oleh peta jalan Visi 2030 Euro NCAP.
Fokus pada Integrasi ADAS dan Pengereman Phantom
Area fokus utamanya adalah meningkatkan kerja sama sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS). Sistem yang ada saat ini terkadang mengeluarkan peringatan yang tidak perlu atau bahkan melakukan “pengereman hantu” – peristiwa pengereman darurat yang tiba-tiba dan tidak beralasan. Hal ini telah menjadi masalah bagi beberapa produsen, termasuk Tesla, dan standar baru ini bertujuan untuk meminimalkan kejadian ini. Tujuannya adalah agar kendaraan dapat menafsirkan perilaku pengemudi dengan lebih akurat, hanya memberikan peringatan ketika benar-benar diperlukan.
“Sistem yang ada saat ini – terkadang tidak memberikan apa yang dijanjikan,” kata Dr. Michiel van Ratingen, Sekretaris Jenderal Euro NCAP.
Crash Test Dummies Baru untuk Akurasi Lebih Besar
Protokol 2029 juga akan memasukkan boneka uji tabrak yang lebih realistis yang mewakili tipe tubuh yang lebih luas. Boneka “Thor-5F” senilai €1,3 juta, yang dirancang untuk mensimulasikan wanita dewasa dengan persentil kelima, telah diperkenalkan. Organisasi ini berencana untuk menambahkan satu lagi pengujian pada tahun 2029. Hal ini penting karena data saat ini menunjukkan bahwa perempuan dua kali lebih mungkin mengalami cedera akibat kecelakaan, sehingga penggunaan boneka khusus laki-laki menjadi masalah.
Konektivitas Cloud dan Pengumpulan Data yang Ditingkatkan
Selain uji kerusakan fisik, standar tahun 2029 akan memanfaatkan komunikasi berbasis cloud. Memperluas protokol tahun 2026 (yang sekarang memberikan sanksi pada mobil yang tidak memiliki fungsi panggilan darurat otomatis), data tambahan yang dikirim saat terjadi kecelakaan dapat memberikan informasi penting kepada petugas pertolongan pertama tentang tingkat keparahan insiden dan potensi cedera. Hal ini berarti kendaraan akan semakin berperan sebagai pusat data, mentransmisikan informasi secara real-time yang dapat menyelamatkan nyawa.
Mendorong Perubahan di Pasar
Menurut Dr. van Ratingen, pembaruan pada tahun 2026 berfokus pada penetapan kerangka kerja, sedangkan protokol pada tahun 2029 akan berfokus pada penggunaan alat-alat baru ini untuk mendorong peningkatan nyata dalam keselamatan kendaraan. Zeekr X hanyalah langkah pertama dalam siklus pengujian, penyempurnaan, dan pada akhirnya, mobil yang lebih aman.























