Lamborghini Urus telah lama menjadi landasan kesuksesan pabrikan Italia baru-baru ini, membuktikan bahwa DNA supercar memang dapat ditransplantasikan ke dalam SUV berperforma tinggi. Dengan diperkenalkannya Urus SE, Lamborghini telah beralih secara eksklusif ke powertrain plug-in hybrid (PHEV). Meskipun beberapa orang mungkin khawatir bahwa elektrifikasi menandakan melemahnya keunggulan agresif merek tersebut, Urus SE tetap menjadi mesin yang tangguh dan berperforma tinggi yang menggunakan teknologi hibrida untuk menambah, bukan menggantikan, tenaga aslinya.
Performa: Lebih Bertenaga, Lebih Berat
Jantung dari Urus SE adalah mesin V8 4.0 liter twin-turbocharged, kini didukung oleh motor listrik 197bhp. Kombinasi ini menghasilkan 789bhp dan torsi 950Nm yang mencengangkan.
Namun, ada trade-off teknis yang perlu dipertimbangkan. Penambahan sistem hybrid menambah sekitar 300kg massa kendaraan. Meskipun Urus SE lebih cepat di atas kertas dibandingkan model Performante all-V8 sebelumnya, bobot ekstra tersebut berarti tidak terasa lebih cepat secara signifikan saat berkendara di dunia nyata. Meskipun demikian, ia tetap menjadi yang terdepan di kelasnya, mampu berlari dari 0-62mph hanya dalam 3,4 detik dan mencapai kecepatan tertinggi 193mph.
Dinamika dan Teknologi Berkendara
Untuk mengatur bobotnya yang signifikan, Lamborghini telah melengkapi SE dengan serangkaian teknologi canggih:
– Kemudi empat roda untuk meningkatkan kelincahan.
– Sistem anti-roll aktif ** dan peredam adaptif katup ganda.
– Diferensial selip terbatas belakang yang dikontrol secara elektronik** yang mampu mengirimkan 100% tenaga ke roda belakang.
Pengalaman berkendara dapat disesuaikan melalui tujuh mode berkendara, meskipun sebagian besar pengemudi akan tetap berpegang pada hal-hal penting: Strada, Sport, Corsa, dan Ego. Di dalamnya, Anda dapat memilih pengaturan powertrain seperti EV (listrik murni), Hybrid (campuran), atau Performance (di mana V8 menjadi pusat perhatian).
Realitas Hibrida: Utilitas Perkotaan vs. Jangkauan Dunia Nyata
Urus SE menawarkan jangkauan listrik murni sederhana, yang secara resmi diberi peringkat hingga 37–40 mil. Hal ini menjadikannya pilihan yang layak untuk “menjelajah” melalui lingkungan perkotaan seperti Knightsbridge London tanpa menggunakan V8.
Konteksnya: Meskipun kemampuan kendaraan listrik merupakan tambahan yang baik untuk berkendara di perkotaan, penting untuk mengelola ekspektasi. Dalam kondisi musim dingin di dunia nyata, jangkauan listrik bisa turun secara signifikan—seringkali antara 10 dan 15 mil—terutama bila dilengkapi dengan roda berukuran 23 inci yang lebih besar dan lebih berat.
Selain itu, sifat hibrida pada mobil tidak menjadikannya kendaraan “ramah lingkungan” dalam pengertian tradisional. V8 tetap sangat haus, dan dengan tangki bensin 75 liter yang lebih kecil dibandingkan model sebelumnya, tur jarak jauh memerlukan penghentian bahan bakar lebih sering.
Kehalusan dan Kualitas Interior
Lamborghini telah mengatasi beberapa kekurangan model sebelumnya dengan interior yang didesain ulang dan gaya eksterior yang ditingkatkan. Tampilan baru lebih bersih, menampilkan lampu depan LED matriks adaptif dan desain belakang yang terinspirasi dari Gallardo generasi kedua.
Di dalam, kabin telah menerima peningkatan yang signifikan:
– Layar infotainment dan driver 12,3 inci yang lebih besar.
– Kontrol sentuhan yang ditingkatkan, menggantikan tombol lama yang sensitif terhadap sentuhan dengan tombol mati premium.
– Bahan berkualitas lebih tinggi, termasuk penggunaan CorsaTex (Alcantara versi Lamborghini).
Terlepas dari perbaikan ini, interiornya masih memiliki jejak warisan Audi, dengan berbagai komponen digunakan di seluruh Grup Volkswagen. Meskipun lebih mewah dari sebelumnya, ia masih kesulitan untuk menandingi “kemewahan” dari beberapa pesaing mewah kelas atas.
Nilai dan Kepemilikan
Urus SE dijual dengan harga sekitar £208,000 di Inggris, namun pembeli harus bersiap untuk tagihan akhir yang jauh lebih tinggi. Mengingat banyaknya pilihan penyesuaian Ad Personam, model yang ditentukan secara moderat dapat dengan mudah mencapai £300.000.
Pertimbangan Finansial Utama:
* Depresiasi: Urus menikmati nilai jual kembali yang sangat tangguh karena tingginya permintaan dan daftar tunggu yang panjang.
* Biaya Operasional: Perusahaan ini termasuk dalam grup asuransi tertinggi (Grup 50). Meskipun konfigurasi hybrid menawarkan beberapa keuntungan pajak bisnis, emisi CO2-nya (140g/km) tergolong tinggi dibandingkan dengan hybrid berperforma lebih efisien seperti BMW M5 Touring.
Ringkasan
Lamborghini Urus SE adalah kelas master dalam menyeimbangkan kekuatan kasar dengan elektrifikasi modern. Meskipun bobot tambahan dan mesin yang haus menghalanginya untuk menjadi SUV “ramah lingkungan” sejati, mobil ini berhasil mempertahankan karakter teatrikal dan kecepatan tinggi yang mendefinisikan merek Lamborghini.
Kesimpulan: Urus SE adalah kendaraan bertenaga yang menggunakan teknologi hibrida untuk meningkatkan kinerja dan kegunaan perkotaan, meskipun tetap menjadi kendaraan berbiaya tinggi dan perawatan tinggi bagi para penggila kendaraan tanpa kompromi.























