Great Wall Motors (GWM) resmi memasuki fase pra-penjualan untuk produk andalan premiumnya, Wey V9X. Diposisikan sebagai kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) mewah yang besar, V9X dirancang untuk bersaing di pasar SUV kelas atas, memadukan pengaruh estetika tradisional dengan arsitektur listrik mutakhir.
Harga pra-penjualan untuk tiga varian yang tersedia berkisar antara 371.800 hingga 411.800 yuan (sekitar $53.900–$59.700 USD).
Powertrain dan Performa Hibrida Tingkat Lanjut
Dibangun pada platform GWM One baru, V9X menggunakan arsitektur tegangan tinggi 800V yang dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya ultra cepat 6C. Sistem tegangan tinggi ini merupakan tren industri yang penting, karena secara signifikan mengurangi waktu henti pengisian daya, menjadikan kendaraan listrik dan PHEV lebih praktis untuk perjalanan jarak jauh.
Performa kendaraan tersebut digerakkan oleh mesin 2.0T yang dipadukan dengan motor listrik ganda. Tergantung pada trim yang dipilih, keluaran sistem sangat bervariasi:
- Konfigurasi Dasar: 500 kW (671 hp)
- Konfigurasi Kelas Menengah: 510 kW (684 hp)
- Konfigurasi Tingkat Atas: 550 kW (738 hp)
Pilihan baterai juga beragam, dengan kapasitas mulai dari 55,4kWh hingga 80kWh. Hal ini memungkinkan jangkauan listrik murni hingga 470km (CLTC) dan total jangkauan gabungan yang mengejutkan hingga 1.700km, mengatasi “kecemasan jangkauan” dengan menawarkan jarak hampir dua kali lipat dari banyak pesaing hybrid standar.
Desain: Tempat Tradisi Bertemu Teknologi
V9X mengadopsi bahasa desain yang terinspirasi oleh arsitektur oriental. Fasia depan meniru garis-garis simetris berlapis dari atap pelana ganda tradisional. Pilihan estetika ini bertujuan untuk membedakan merek tersebut dari desain yang lebih agresif dan futuristik yang umum di sektor kendaraan listrik.
Fitur Desain Utama:
* Hi Light Intelligent Headlights: Mampu melakukan enam skenario proyeksi bantuan mengemudi yang berbeda.
* Lampu Belakang Tiga Dimensi: Menampilkan lebih dari 100 elemen pencahayaan individual.
* Jejak Kaki Besar: Dengan jarak sumbu roda yang mencapai hingga 3.150mm, kendaraan ini mengedepankan ruang interior dan stabilitas.
Kabin Mewah “Cerdas”.
Interiornya berpusat pada ekosistem digital besar, yang didukung oleh chip Qualcomm 8295P. Kokpitnya dilengkapi cluster instrumen 12,3 inci, layar ganda 17,3 inci untuk pengemudi dan penumpang, dan layar hiburan 21,4 inci untuk penumpang belakang.
Kemewahan diprioritaskan melalui:
* Bahan Premium: Tata letak enam tempat duduk menampilkan kulit Nappa dengan sulaman rumit.
* “Kursi Raja”: Kursi baris kedua tanpa gravitasi yang dilengkapi dengan sistem pijat 22 titik.
* Audio Immersive: Sistem Suara Coffee AI menggunakan 31 speaker magnetik rare-earth dalam arsitektur 8.1.4.8, menghadirkan pengalaman akustik fidelitas tinggi.
Intelijen dan Penanganan
V9X banyak berinvestasi dalam teknologi penggerak otonom. Ia menggunakan chip Thor-U, memberikan daya komputasi 700 TOPS, dan mengintegrasikan model besar Vision-Language-Action (VLA) untuk meningkatkan cara kendaraan memandang dan bereaksi terhadap lingkungannya.
Untuk mengatur ukuran dan tenaganya yang signifikan, V9X menggunakan sasis digital, yang meliputi:
– Suspensi udara dua ruang.
– EDC peredam kejut redaman variabel kontinu.
– Kemudi roda belakang 20 derajat, yang meningkatkan kemampuan manuver di ruang perkotaan yang sempit meskipun dimensi kendaraannya besar.
Konteks Pasar dan Prospek Masa Depan
Peluncuran V9X hadir pada saat momentum bagi Wey. Sebagai merek energi baru kelas atas GWM, Wey hingga saat ini berfokus secara eksklusif pada model PHEV, dengan pertumbuhan penjualan yang kuat dengan angka bulanan melebihi 12.000 unit pada akhir tahun lalu.
Meskipun V9X saat ini merupakan PHEV, GWM berencana untuk memperluas jajaran produknya lebih lanjut dengan memperkenalkan varian Kendaraan Listrik Hibrida (HEV) dan Kendaraan Listrik Murni (EV) pada akhir tahun ini. Langkah ini menandakan niat Wey untuk menangkap segmen pasar listrik yang lebih luas, beralih dari fokus teknologi tunggal ke pendekatan multi-jalur.
Wey V9X mewakili upaya GWM untuk menjembatani kesenjangan antara kemewahan tradisional dan tuntutan teknologi tinggi di era kelistrikan modern, dengan fokus pada jangkauan ekstrem, pengisian daya cepat, dan otomatisasi cerdas.





















